Terapi Sengat lebah/aphythetapi

Pak Tanto Sengat Lebah Sangiran,Kalijambe,Sragen
Telp:081393768232

TERAPI LEBAH (APITHERAPI) Terapi Lebah
(Apitherapy ), yaitu
pengobatan menggunakan produk
yang dihasilkan lebah, seperti racun
lebah (venom), madu, royal jely,
propolis, pollen dll. Sedangkan
Terapi Sengat Lebah / Bee Venom Therapy
(BVT) / Apipunctur / Bee
Acupunctur adalah pengobatan
yang memanfaatkan sengatan
lebah sebagai medianya. Pengobatan ini
telah dikenal sejak
2.000 tahun silam di Timur Tengah
dan China. Terapi Sengat Lebah
disebut juga Bee Acupunctur,
karena hampir sama dengan
akupunktur, hanya jarumnya diganti
dengan sengat dari lebah. Terapi ini
dipastikan steril karena “jarum”
lebah hanya bisa dipakai sekali saja
dan lebah akan mati, hingga tidak
akan terjadi penularan antar pasien
Apitherapy merupakan pengobatan
yang bisa di pertanggung jawabkan
secara ilmiah dan medis, bukan
pengobatan supranatural. Pada
Konferensi Terapi Akupunktur
Sengatan Lebah Sedunia ke-II di Nanjing,
RRC, pada pertengahan
September 1993, Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO) mengakui
bahwa Apitherapy bisa digunakan
sebagaii alternatif pengobatan,
selanjutnya disebutkan bahwa, “Lebah
dapat digunakan untuk
alternatif pengobatan berbagai
penyakit Kini, terapi sengatan lebah (bee
venom therapy - BVT) diterapkan di
berbagai negara, antara lain China,
Korea, Rumania, Bulgaria, Rusia,
dan Indonesia ALAMIAH Apitherapy
memanfaatkan produk
yang dihasilkan lebah yang
kesemuanya alami ,tanpa
campuran zat kimia apapun hingga
aman bagi tubuh untuk menjaga
kesehatan dan pengobatan jangka panjang
ILMIAH Dari Penelitian Ilmiah semua
komponen dalam pengobatan
Apitherapy mengandung berbagai
zat yang sangat diperlukan tubuh
dalam menjaga kesehatan maupun
pengobatan. Dari komponen-komponen
tersebut
salah satu diantaranya adalah bee
venom (bisa lebah), bee venom
memiliki aktivitas farmakologi yang
unik, enzim utama dalam bee
venom adalah Hyaluronidase dan
Hosfolipase A. Hyaluronidase akan
memecah
Asam Hyaluronic (cairan antar sel)
hingga venom lebah lebih cepat
menyebar diantara sel. Peptide
yang paling berperan dalam bee
venom adalah melittin, apamin, mast
degranulating peptide dan
adolapin. Zat-zat tersebut berperan
sebagai antiradang, anti jamur, anti
bakteri, anti nyeri dan merangsang
hormon ACTH ( Adrenal
Corticotrophic Hormone). TERTERA DALAM
KITAB SUCI Semenjak awal sejarah
manusia,
kitab-kitab suci telah menerangkan
dalam ayat-nya mengenai manfaat
produk lebah sebagai sumber
makanan alami dan pengobatan.
Beberapa ayat suci yang membahas
masalah tersebut
adalah sbb: ALQUR'AN SURAT AN-NAHL
AYAT : 68-69 "Dan Tuhanmu mewahyukan
kepada lebah, buatlah sarang-
sarang di bukit-bukit, di pohon-
pohon kayu dan tempat-tempat
yang dibuat manusia Kemudian makanlah
dari tiap-tiap
(macam) buah-buahan dan
tempuhlah jalan Tuhanmu yang
telah dimudahkan (bagimu). Dari perut
lebah akan keluar
minuman (madu) yang bermacam-
macam warnanya, didalamnya
terdapat obat yang menyembuhkan
bagi manusia. Sesungguhnya pada
yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda (kebesaran
Tuhan) bagi orang yang berpikir." ALKITAB
Dalam Amsal 16:24 Perkataan yang
menyenangkan
adalah seperti sarang MADU, manis
bagi hati dan obat bagi tulang-
tulang. Dalam Amsal 24:13 Anakku,
makanlah MADU, sebab
itu baik : dan tetesan MADU manis
untuk langit-langit mulutmu. TRIPITAKA
Dalam ajaran agama Budha ada 5
jenis obat yang dikonsumsi para
bhikku setelah makan siang, salah
satunya adalah MADU. Selama 3
bulan para bhikku dan bhikkuni
yang bermeditasi tidak mengkonsumsi
apapaun kecuali
MADU. VINAYA PITAKA, Mahavagga
VL208 15-10 Beberapa obat yang
dipakai oleh bhikku yang sakit
adalah ... MADU WEDA Dalam
ArtharvavedaX11.3.44 MADU dicampur
dengan mentega
yang dijernihkan (disajikan kepada
tamu) menyehatkan. Dalam Artharvaveda
11.3.1 Minumlah ghee (mentega yang
dimurnikan). MADU dan susu baik
untuk kesehatan
sumber:sengatlebah.com

Pak Tanto sengat lebah praktek sejak 1984.
Konsultasi gratis:081393768232

BARES™

Posting Komentar